PT. Sumatera Guard Service, Medan – Sebagai bentuk implementasi pengemban fungsi kepolisian secara terbatas berdasarkan Perkapolri No. 24 Tahun 2007, PT. Sumatera Guard Service mengadakan “Operasi Ketupat SGS 2018” kegiatan dilaksanakan ditandai dengan upacara Operasi Ketupat SGS 2018 yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 9 Juni 2018 bertempat di Lapangan Kolam Renang Mutiara Residence.
Inspektur Upacara Hendri Saputra - Jasa Keamanan di Medan
Upacara diikuti oleh unsur manajemen dan seluruh personil yang sedang tidak bertugas, Head Of Operation SGS Hendri Saputra selaku Inspektur Upacara menyampaikan amanat dari Direktur PT. Sumatera Guard Service Bpk. Dwifung Wirajaya Saputra beberapa point penting terkait pengamanan lebaran antara lain:
 
1. Memastikan kondisi personil dilapangan siap jaga dan memastikan tidak ada kekosongan penjagaan
2. Memastikan rasa aman dan nyaman untuk pengguna jasa lebih ditingkatkan dalam momen perayaan hari raya Idul Fitri 1439 H
3. Memastikan pengontrolan anggota oleh manajemen secara continue dan berkesinambungan selama perayaan hari raya Idul Fitri 1439H
4. Membuka layanan SIAP TANGGAP selama perayaan Idul Fitri (H-3 sampai dengan H+3)
PT. Sumatera Guard Service gelar apel OPERASI KETUPAT SGS 2018
 
Dalam kesempatan yang sama Direktur menyampaikan juga perlunya peningkatan kompetensi dan kinerja Satuan Pengamanan, Direktur juga kembali mengingatkan untuk menjadikan bulan Ramadhan dan perayaan hari raya Idul Fitri sebagai momentum untuk melakukan koreksi dan pencapaian terhadap pekerjaan yang sudah dilakukan.
Firman menerima Reward dari SGS atas kejujurannya saat bertugas - Satpam Jujur
SGS beri reward kepada Satpamnya yang berprestasi
 
Acara ditutup dengan pemberian penghargaan kepada 2 orang personil berprestasi antara lain:
1. Dian Ilham Pranoto dari Unit Adimulia Hotel yang menemukan kemudian mengembalikan dompet pengunjung / tamu Adimulia Hotel
2. Firman Marbun dari unit Giant Kampung Lalang yang secara bersama-sama dengan pihak toko berhasil menggagalkan upaya pengutilan di Giant Kampung Lalang.
 
Dalam kesempatan setelah upacara Hendri menyampaikan bahwa “punishment and reward” merupakan program SGS yang selalu dijalankan memberikan hukuman dengan mengedepankan musyawarah kekeluargaan bagi personil yang melakukan pelanggaran dan memberikan penghargaan bagi personil yang bisa berprestasi di tempat kerjanya masing masing. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *