PT. Sumatera Guard Service, Medan – Bencana alam gempa bumi merupakan bencana alam yang tidak bisa diprediksi, dimana bencana alam ini bisa juga menyebabkan bencana ikutan berupa kebakaran, kecelakaan industri dan transportasi serta banjir akibat runtuhnya bendungan maupun tanggul penahan, pergerakan air laut atau sering disebut Tsunami.

Beberapa penyebab terjadinya gempa bumi antara lain:

Proses tektonik akibat pergerakan kulit/lempeng bumi, aktivitas sesar dipermukaan bumi, pergerakan geomorfologi secara lokal, aktifitas gunung berapi bahkan ledakan nuklir juga bisa menyebabkan gempa bumi.

Hendri memberikan training kepada Satpam SGS unit kerja Adimulia Hotel Medan

Posisi Indonesia yang masuk dalam Pacific Ring Of Fire menempatkan Indonesia sebagai negara kepulauan yang rawan gempa. Hal ini terbukti sepanjang tahun 2018 berdasarkan data gempa dari Pusat Gempa Nasional Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terjadi 11.577 kali gempa dalam berbagai magnitudo dan kedalaman.

Hal tersebut tidak hanya menimbulkan korban Materil bahkan korban immateril dan juga korban jiwa.

Hotel Adimulia sebagai Hotel bintang 5 yang berlokasi ditengah kota medan merupakan Hotel dengan tingkat okupansi yang tinggi sehingga diperlukan Petugas Satuan Pengamanan yang siap sedia dan siaga dalam menghadapi kondisi apapun termasuk bahaya gempa bumi.

Sebagai bentuk pelayanan PT. Sumatera Guard Service (SGS) kepada pengguna jasa SGS merasa perlu diadakan training terkait bahaya gempa sebagai bagian dari peningkatan kompetenai Petugas Satuan Pengamanan.

Training dilaksanakan pada tanggal 13 Februari 2019 bertempat di lantai III Hotel Adimulia, Hendri selaku Head of Office SGS menyampaikan training ini juga didampingi oleh Bahagia dan Anggiat selaku Spv Operasional SGS. Training dimulai pukul 16.00WIB dengan didahului dengan pretest yang bertujuan mengukur sejauh mana pengetahuan peserta training terhadap bahaya gempa bumi.

Satpam SGS dibekali training Antibencana alam di Adimulia Hotel

Dalam training tersebut dibahas rencana tindakan darurat gempa bumi yang terdiri dari sebelum terjadi gempa bumi, pada saat terjadi gempa bumi dan pasca terjadinya gempa bumi.

Disamping itu dibahas juga tugas-tugas darurat pasca gempa dimana pada point ini pentingnya kerjasama seluruh aspek pemangku kepentingan yang berada di Adimulia Hotel.

Training diakhiri dengan simulasi tata cara berlindung ketika terjadi gempa dan posttest yang bertujuan mengukur sejauh mana serapan materi yang telah disampaikan.

Training berjalan kondusif dan fun karena peserta training diajak untuk berdiskusi dan membiasakan peserta training untuk punya problem solving ketika terjadi darurat gempabumi. Training berakhir pukul 18.30WIB. (H&RI)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *