Sumatera Guard Service, Medan – Dalam usaha menapaki 7 puncak sumatera (7 Summit Of Sumatera) Tim 7SoS PT. Putra Tidar Perkasa dan PT. Sumatera Guard Service telah melaksanakan Ekspedisi Pendakian Ke-4 dengan tujuan Gunung Talamau (MT. Talamau 2982 MDPL) yang terletak di Desa Pinagar Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat – Provinsi Sumatera Barat pada Sabtu (29/9/2018).

Ekspedisi Pendakian Gunung Talamau - SGS Medan

Head of Office PT. Sumatera Guard Service, Hendri Saputra, menuturkan Tim Ekspedisi berangkat dari Medan pada sabtu tanggal 29 September 2018 dan sampai di Base Camp MT. Talamau yang ke esokan harinya hari minggu pukul 10.30 WIB dan langsung melaksanakan Registrasi Pendakian, kemudian melanjutkan perjalanan ke Pos 1 (Harimau Campo 710 MDPL), berhubung hari telah sore maka tim ekspedisi memutuskan untuk mendirikan tenda di Harimau Campo karena di MT. Talamau sangat ketat memegang teguh aturan yaitu pendaki tidak boleh melanjutkan pendakian setelah pukul 17.30 WIB.

Keesokan harinya Tim melanjutkan perjalanan start dari Camp Harimau Campo pukul 09.00, menuju Pos 2 (Pos Rindu Alam 1100 MDPL) tiba di Pos Rindu alam sekitar pukul 14.00 WIB. Setiba di Pos, diguyur hujan lebat mengakibatkan Tim basah kuyub ini dikarenakan tim hanya mendirikan tenda Terpal dan beristirahat sekitar 30 menit menunggu hujan berhenti.

Selanjutnya Tim melanjutkan perjalanan menuju Pos 3 (Pos Bumi Sarasah 1860 MDPL), tiba pukul 19.30 WIB. Tim memutuskan untuk mendirikan tenda karena mengingat hari sudah malam dan demi keselamatan, jalur antara Rindu Alam menuju Bumi Sarasah adalah jalur terpanjang di pendakian MT. Talamau. Di Pos Bumi Sarasah, Tim pun kembali diguyur hujan lebat disertai angin kencang hingga pagi hari.

Tim melanjutkan pendakian keesokan harinya pukul 11.30 menuju pos 4 (Pos Paninjauan) jalur dari Bumi sarasah ke Pos Paninjauan adalah jalur terberat karena di dominasi oleh Tanjakan curam hingga 80-85 derajat.

Tim tiba di pos Paninjauan sekitar pukul 16.30 WIB dan dilanjutkan menuju pos terakhir yaitu Padang Siranjano atau Camp Rajawali Putih. Dari Pos Paninjauan menuju Pos Rajawali Putih sudah mulai terasa aroma puncak dengan makin berkurangnya pepohonan tinggi.

Tiba di pos rajawali putih kurang lebih pukul 19.30 WIB Hujan Lebat di sertai angin kencang kembali melanda, Tim langsung mendirikan tenda, kondisi di Pos Rajawali Putih ini adalah tanah gambut di sertai lumut yang menebal sehingga dipastikan kondisi akan tetap basah demikian juga dengan tenda kondisi basah dan banyaknya tikus membuat istirahat Tim tidak nyaman.

PTP dan SGS Medan - Ekspedisi Pendakian Gunung

Keesokan harinya hujan masih mengguyur dengan lebatnya hingga siang hari, sekitar pukul 14.00 hujan mulia berhenti namun Puncak Trimartha sebagai puncak tertinggi MT. Talamau masih diselimuti kabut tebal, pukul 16.00 WIB Tim memaksakan diri untuk Summit attack, dan sampai pada puncak Trimartha pukul 16.45 WIB. Setelah mengambil beberapa dokumentasi yang perlu maka tim turun kembali pukul 18.15 WIB.

Hari Rabu tanggal 3 Oktober pukul 09.30 WIB setelah sarapan seperlunya Tim Ekspedisi mulai bergerak turun dengan target sampai ke Pos Harimau Campo paling lambat pukul 19.00 WIB, ternyata meleset jauh karena Tim sempat tersesat sebanyak 2 kali dan akhirnya Tim baru sampai di Pos Harimau Campo Pukul 01.30 WIB dini hari.

Dalam perjalanan Tim 7SoS PT. Putra Tidar Perkasa dan PT. Sumatera Guard Service tersebut dituturkan langsung oleh Head of Office PT. Sumatera Guard Service, Hendri Saputra.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *